Palang Parkir Bandung

Distributor Alat kebutuhan parkir barrier gate,software parkir dan pintu Otomatis di Bandung Sejak 2012

Kantor Pemasaran

CV. Megah Sakti Makmur
Alamat: Jalan Cijawura Girang III No.36 Ruko 2F-2G, Margasari, Buahbatu, Kota Bandung, Jawa Barat 40286, Indonesia
Telepon : +62 22 87307853
CS : +62851-009-566-00
***************************************************
CV. Megah Sakti Makmur Yogyakarta
Jalan Bugisan Selatan No. 11 Kel.Tirtonirmolo Kec. Kasihan Kab.
Bantul Yogyakarta
Telp. 0822 1437 6500
Permintaan Penawaran Klik di sini

"kunjungi Langsung Kantor kami untuk Cek Fisik produk ,Demo,ketentuan Garansi dan Negosiasi Sebelum anda Membeli"

Kamis, 24 Januari 2013

Berita Kontraktor


POLMAN,UPEKS—Program Pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi rawa dan jaringan pengairan lainnya menuai sorotan. Diantaranya, pembangunan irigasi anggaran DAK dan DAU 2012 di Alapahang Desa Riso Kecamatan Tapango, Polman. Sorotan mencuat, karena diduga tidak sesuai bestek. Masalah itu mendapat respon Dinas Pekerjaan Umum (PU) Polewali Mandar. Sebelumnya, warga Alapahang Desa Riso, Kadir mengatakan, pembangunan jalur irigasi Alapahang yang dikerjakan CV Citra Pemuda Perkasa dengan dana Rp402.110.000 dituding tidak sesuai bestek. Bangunan irigasi, harusnya mengunakan galian pondasi tapi itu tidak dilakukan, belum lagi volume fisik bangunan tidak sesuai dengan perencanaan awal. “Panjang bangunan irigasi tidak sesuai perencanaan dilapangan.


Kami menyaksikan, terpancang patok warna merah bertuliskan P400. Setelah diukur, ternyata yang selesai pekerjaan, hanya sekira P325,” ujarnya. Berdasarkan fakta itu, terdapat kekurangan sekira 75 meter. Untuk dasar lantai irigasi, ketebalannya hanya sekira 1 Cm. Akibatnya dasar lantai irigasi rusak. Belum lagi, sisi bangunan tidak ditopang timbunan. Kepala Seksi Irigasi Dinas PU Polewali Mandar, Arsal, Senin (21/1) di ruang kerjanya menjelaskan, pihaknya telah mempelajari jenis kontrak yang digunakan rekanan dan pemilik pekerjaan. ”Jika benar menyalahgi bestek, kami akan menegur dan memerintahkan rekanan melakukan perbaikan,” ujarnya.
Dikemukakannya, masih tersisa anggaran sekira 5 % dari Pagu yang belum dicairkan, karena masih menunggu selesainya pemeliharaan. Selain itu, kita masih mendalami kontraknya, apa temuan ini menyalahi dari kontrak atau tidak? paparnya. Hal terpenting, kontarktornya segera dipanggil. Mengenai permintaan warga, kami sudah melakukan penambahan pembangunan. Peran serta warga dan lembaga independen sangat dibutuhkan melakukan pengawasan proyek pembangunan dibidang irigasi. Hanya saja, diharapkan informasi, bisa lebih cepat menyampaikan kepada pihak dinas PU agar dapat ditindaklanjuti dan dilakukan perbaikan sebelum bangunan keseluruhan rampung.