Autometik Door & Gates Cedamatic
Sliding Gates GLISS
Rangkaian motor sliding gate GLISS dirancang untuk kebutuhan pintu gerbang otomatis mulai dari residential hingga penggunaan industrial dan continuous service.
GLISS 1300
- Automation system for sliding gates.
- Designed for intensive operation.
- Built-in safety manual release.
- Easy installation and adjustment.
- Can be integrated with radio receiver and safety devices.
GLISS 1300 merupakan motor sliding gate untuk penggunaan intensif. Sistem gearmotor irreversible membantu menjaga posisi gerbang saat tertutup tanpa memerlukan electric lock tambahan pada kondisi instalasi yang sesuai.
Operating Limit
| GLISS 400 / 500E / 1000I | Residential |
| GLISS 1300 | Intensive |
| GLISS 1500 / 2000 | Continuous |
Spesifikasi GLISS 1300
| Power Supply | 230 V AC |
| Motor Power | 500 W |
| Torque | 55 Nm |
| Opening Speed | 10.5 m/min |
| Maximum Gate Weight | 1300 kg |
| Protection | IP54 |
GLISS 2000
GLISS 2000 dirancang untuk aplikasi sliding gate industrial yang membutuhkan kemampuan kerja berat dan continuous service.
Motor menggunakan sistem irreversible gearmotor dan dirancang untuk aplikasi gerbang dengan intensitas penggunaan tinggi.
GLISS 1500 MC
GLISS 1500 MC merupakan electromechanical irreversible sliding gate motor dengan suplai single-phase.
- Single-phase operator 230 V AC dengan built-in control unit.
- Dilengkapi encoder dan sistem auto-ventilation.
- Easy manual release.
- Posisi instalasi dapat disesuaikan secara horizontal maupun vertikal.
- Magnetic limit switch GF.CM tersedia sebagai opsi.
GLISS 2000 MC
GLISS 2000 MC merupakan motor sliding gate electromechanical irreversible single-phase untuk kebutuhan gerbang otomatis.
- Single-phase operator 230 V AC dengan built-in control unit.
- Dilengkapi encoder.
- Auto-ventilated motor.
- Easy manual release.
- Posisi instalasi dapat disesuaikan secara horizontal dan vertikal.
- Magnetic limit switch GF.CM tersedia sebagai opsi.
Pemilihan tipe motor sebaiknya mempertimbangkan berat gerbang, panjang gerbang, kondisi rel, frekuensi penggunaan, kebutuhan residential atau industrial, serta sistem kontrol dan safety device yang digunakan.